Tampilkan postingan dengan label kaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kaya. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 April 2010

6 PROSES BERBEDA untuk MENJADI KAYA menurut KIYOSAKI


Bila ditanya “Siapa yang ingin menjadi Milyuner?” Sebagian besar orang pasti menginginkannya. Tapi yang berbeda adalah proses mencapai tujuan itu. Banyak yang bilang jika ingin sukses tentukan sasaran Anda. Namun sesungguhnya proses mencapai sasaran itu jauh lebih penting. Proses menentukan akan menjadi apa Anda dalam meraih sasaranmu.
1.       Anda bisa menjadi kaya dengan mewarisi uang. Namun, kabanyakan dari kita tahu bahwa kalau kita mengharapkan warisan uang – dan mencari orang kaya yang mau mengadopsi Anda – adalah hal yang cukup sulit.
2.       Anda bisa menjadi kaya dengan menikah demi uang. Masalahnya, kita semua tahu siapa dan apa jadinya diri Anda dalam proses ini. Ini adalah profesi tertua di dunia.
3.       Anda bisa menjadi kaya dengan bersikap pelit. Masalahnya, kalau Anda menjadi kaya dengan bersikap pelit – dan dunia membenci orang kaya yang pelit. Bahkan, orang kaya yang pelit memberi nama buruk bagi orang kaya.
4.       Anda bisa menjadi kaya dengan menjadi orang yang tidak jujur. Masalahnya, di akhir proses Anda menjadi orang kaya yang tidak jujur dengan teman-teman yang tidak jujur. Orang kaya yang jujur tidak menyukai orang kaya yang tidak jujur.
5.       Anda bisa menjadi kaya karena beruntung. Ada banyak cara untuk menjadi beruntung dan kaya. Anda bisa dilahirkan dengan bakat hebat, seperti halnya banyak atlet dan aktor, Anda bisa memenangkan lotre, Anda bisa terlahir kaya, atau Anda bisa sekadar berada di tempat yang tepat pada saat yang tepat. Masalahnya, kalau Anda kehilangan uang, Anda harus bergantung pada keberuntungan untuk mendapatkannya lagi.
6.       Anda bisa menjadi kaya dengan menjadi entrepreneur yang cerdas. Untuk menjadi entrepreneur yang kaya, Anda perlu menjadi entrepreneur yang cerdas. Alasan saya menyukai proses menjadi kaya ini adalah karena proses ini menuntut Anda menjadi cerdas , dan menjadi cerdas adalah jauh lebih penting daripada menghasilkan uang. Kalau Anda kehilangan uang, proses ini akan mengajari Anda cara mendapatkannya kembali dan bahkan menjadi lebih cerdas dalam prosesnya.
Dalam hidup ini, banyak orang tahu apa yang harus dilakukan, tetapi hanya sedikit yang melakukan apa yang ia ketahui. Mengetahui tidaklah cukup! Anda harus mengambil tindakan (Anthony Robbins).

Semoga Menginspirasi, Sukses untuk Anda!
http://rusdygunawan.blogspot.com

Inspired from Robert T. Kiyosaki

Artikel Terkait: 
Lima Cara Menjadi Kaya
http://rusdygunawan.blogspot.com/2009/09/lima-cara-menjadi-kaya.html

Senin, 21 September 2009

LIMA CARA MENJADI KAYA

Banyak teman-teman saya yang bertanya kepada saya mengapa saya keluar dari pekerjaan saya yang sudah dengan susah payah saya raih dan mulai membuka usaha sendiri. Ada juga yang berpandangan bahwa saya tidak cukup bersyukur dengan yang saya dapat dan pengin kaya. Lalu saya jawab bahwa menjadi kaya bukanlah satu-satunya alasan membuka usaha. Saya ingin menjadi bos sendiri dan memiliki waktu luang yang lebih banyak dan fleksibel. Bagi saya pengalaman selama enam tahun sebagai manager dan direktur sudah cukup. Memang membuka usaha adalah salah satu cara untuk menjadi kaya, seperti yang dulu sering sampaikan kepada karyawan saya waktu mereka bertanya bagaimana sih caranya menjadi kaya. Lalu saya katakan menurut saya ada lima cara menjadi kaya…

LIMA CARA MENJADI KAYA


1. Dilahirkan sudah kaya

Wah kalo ini jelas gak mungkin. Waktu mau lahir ke dunia kita gak bisa milih mau lahir jadi anak orang kaya, anak presiden, anak bule, dsb. Namun perlu diketahui, Majalah Forbes pun tidak pernah mencantumkan orang yang kaya sejak lahir.

2. Kawin dengan orang kaya
Nah kalo ini masih memungkinkan, meskipun biasanya orang kaya pun memilih pasangan yang sederajat. Kendala yang ada biasanya tidak bisa mengelola kekayaan pasangannya sehingga bisa saja kekayaannya menurun drastis.

3. Menang Undian
Nah ini misalnya menang undian Tahapan BCA mendapatkan Mercedez Benz. Sayangnya peluang ini justru sangat kecil. Ketika seorang karyawan menyampaikan kepada saya akan harapannya mendapatkan Mercedez Benz, saya tanya apakah saldomu ada Rp. 5 juta ternyata tidak, lalu bagaimana bisa dapat nomor undian?

4. Menjadi Bintang
Jadilah artis, seperti Elizabeth Taylor, Michael Jordan, Tukul Arwana atau bintang olahraga seperti Tiger Wood dan Michael Jordan. Sayangnya tidak semua orang punya bakat dan keberuntungan seperti itu.

5. Membuka Usaha
Nah, inilah cara yang paling memungkinkan bagi Anda.



Anda tidak akan pernah benar-benar sukses sampai Anda menikmati apa yang Anda lakukan.

Semoga menginspirasi, Sukses untuk Anda !

Rusdy Gunawan
http://rusdygunawan.blogspot.com
http://facebook.com/rusdygunawan

Kamis, 29 Mei 2008

LANGKAH2 MEMBANGUN RENCANA MENJADI KAYA LEBIH CEPAT

“YOU PAY PEANUT, AND YOU GET MONKEY“

1. Pilih strategi keluar Anda terlebih dahulu. Kita harus mulai dari gambaran akhir yang kita inginkan, seperti dikatakan oleh Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits. Artinya, kita tentukan dulu tujuan kita. Misal, kita harus menentukan dulu umur berapa kita ingin pensiun, berapa banyak uang yang kita miliki saat itu, atau berapa banyak passive income kita pada waktu kita pensiun

2. Cari bidang yang bisa menghasilkan kekayaan seperti yang kita tentukan sebelumnya. Apabila yang kita kerjakan sekarang tidak memungkinkan kita untuk mencapai impian tersebut, segera lepaskan dan cari yang baru.

Kadang-kadang kita terus “menggenggam“ sesuatu, walau genggaman itu sebenarnya membelenggu kita. Seperti sebuah cerita mengenai orang Afrika yang suka menangkap monyet. Konon, di Afrika ada satu suku yang suka makan monyet. Mereka berburu monyet untuk dimakan. Cara berburu mereka bermacam-macam. Ada yang menggunakan panah, ada pula yang menggunakan sumpit. Yang paling menarik adalah cara menangkap monyet dengan menggunakan kendi. Mereka mengikat kendi dari tembaga pada pohon atau batu yang besar. Kendi itu kemudian diisi dengan kacang. Sebagian kacang ditaruh di luar kendi. Begitu melihat kacang tersebut, dan setelah memastikan kanan kiri bahwa situasinya aman, monyet tadi turun dan mulai memakan kacang tersebut. Ketika kacang di luar habis, monyet tersebut mulai melirik kacang yang ada di dalam kendi. Dia memasukkan tangannya untuk mengambil kacang. Karena monyet tadi menggenggam kacang, tangannya tidak bisa ditarik dari kendi yang tertambat di pohon yang besar. Dan monyet tersebut tidak mau melepaskan kacangnya. Akibatnya monyet tersebut tertahan terus, tidak bisa pergi. Bahkan sampai pemburu datang, tetap saja monyet itu tidak mau melepaskan genggamannya agar bisa lari. Kapan monyet tersebut mau melepaskan kacangnya? Ketika dia mati disembelih. Karena itu, ada peribahasa dalam bahasa Inggris, “You pay peanut, and you get monkey.“

Banyak dari kita yang sudah tahu bahwa yang kita kerjakan sekarang tidak akan membantu kita mencapai apa yang kita inginkan, tetapi takut kehilangan “kacang“ mereka, sampai mereka “disembelih“ (dipecat, pensiun). Evaluasi, apakah pekerjaan Anda sekarang bisa membuat kaya raya, kalau tidak “Let It Go“!

3.
Kita cari orang yang sudah berhasil mencapai impian untuk diajak kerja sama atau belajar kepada orang tersebut. Pangkas waktu untuk belajar dengan cara belajar langsung pada orang yang sudah sukses dalam bidang usaha yang hendak kita masuki.

4. Gunakan faktor kali atau leverage. Maksudnya, kita bisa menggunakan RICE (Resources, Ide, Contact, Expertise) dari orang lain.

Sudahkah Anda membuat rencana Anda untuk menjadi kaya, dan seberapa cepatkah rencana Anda?

Apa yang Anda tunggu? Kita hanya punya saat ini. Kita semua punya mimpi. Kita semua punya rencana menyangkut apa yang ingin kita lakukan di masa depan. Jangan menunggu tibanya saat dimana kita menyesali hal-hal yang tidak kita lakukan. Keluar dan mulailah menjalani kehidupan terbaik Anda!



Sukses untuk Anda dari Rusdy Gunawan.
http://rusdygunawan.blogspot.com